Sunday, December 12, 2010

Sekeping hati yang hancur


        Sayang,aku tahu betapa pedihnya hati mu tatkala kau mengetahui kecurangan ku,bukanlah niat ku membuka pekung di dada,bukanlah jua niat ku menyisihkan rindu yang terpahat.Kala kau ucapkan perpisahan,bergetar nafas ku,tak terpijak alam ku rasakan.Tak dapat aku bayangkan betapa hancurnya hati ku.namun apalah daya ku,yang terjadi telah pun terjadi.

        Sayang,aku pohon kemaafan, pada kesilapan yang sering ku lakukan,aku terlalu mudah untuk terpedaya lagi.Andai kau bisa menerima ku kembali,akan ku salutkan hidup mu dengan mimpi indah,hanya itu saja yang termampu ku lakukan.Saat perpisahan kita,ada airmata yang mengalir dari pipi mu,buat aku rasa bersalah membuatkan diri mu terseksa.Aku jua meratap pilu kerana terpaksa nelepaskan mu sayang.

       Sayang,telah ku lupakan apa jua yang terjadi antara kita,aku ingin kembali membina sebuah impian yang hancur.Tapi aku dapat rasakan kau terlalu jauh dari ku,hatimu barangkali bukan lagi untuk ku,kiranya apa yang  ku firasatkan ini benar,pastilah aku insan yang paling kecewa.Aku mengharapkan ada sinar di sebalik kekerasan hatimu.aku masih seperti dahulu sayang,aku masih menyintai mu.Apa yang terjadi antara kita hanyalah sejarah hidup kita yang tak bisa dipadamkan.

      Kiranya kecurangan itu membuatkan kau takut sayang,apalah daya ku lagi,ingin ku buktikan nilai kasih ku pada mu,ingin ku sematkan rasa cinta agar kau mengerti,apa yang terjadi dahulu hanya lah kesilapan yang tak mungkin berulang kembali.Bukalah pintu hati mu kerana ada sinar disebalik awan yang mendung.Aku hanya mampu mengalung janji yang akhirnya hanya Tuhan yang bisa menentukan.

No comments:

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...