Sunday, December 12, 2010

saat ini


        Teman,kiranya saat ini dikau sedang bergembira,aku mohon kemaafan,andainya bakal ku calarkan kegembiraan mu dengan sebaris bicara duka yang bisa membuatkan mu terkesima di penghujung rindu.Maafkanlah aku teman,telah aku cuba untuk menyayangimu,namun minda terpahat kukuh menidakkan kehadiran mu.Aku belum bisa menyintai dan dicintai.

       Teman kiranya saat ini kau sedang di ulit mimpi indah,aku pohon sebaris bicara merelakan aku pergi jauh dari sudut hati mu.Maafkan aku teman,kiranya aku terlalu rakus merentap kasih mu,aku tak terdaya teman,aku terlalu lemah untuk menerima sekalung cinta yang kau damparkan.Aku masih alpa dengan kenangan silam,terlalu sukar untuk ku lupakan sebuah memori yang ranap disaat hati terlalu menyayangi.

      Teman ku harap dikau mengerti,apa yang terjadi bukanlah niat ku mempermainkan kesucian kasih mu,bukan ku mahu ianya terjadi di saat kau membuka pintu hati mu untuk kehadiran sebuah cinta.Aku terlalu akur pada takdir yang bakal memisahkan kita.Ketahuilah teman,andai suatu hari nanti kau bisa menyeka airmatamu,saat itu kau akan mengerti,betapa indahnya perpisahan ini.Terciptanya cinta bukan untuk ku teman.

    Maafkan aku teman,saat ini aku masih menghitung hari,mengadai waktu yang terluang pada satu harapan,agar kau dipermudahkan perjalanan dalam mencari kasih mu..Aku akan tetap setia di sini merindui saat kau menjelma dalam hidupku.Doakan aku sentiasa di ulit mimpi indah dan aku jua akan sentiasa menadah tangan mendoakan agar kau bahgia selamanya.

No comments:

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...